RESUME KE-9 HALAL DAN HARAM DALAM ISLAM

      HALAL DAN HARAM DIDALAM ISLAM
A. Definisi Halal Dan Haram
    Halal berasal dari bahasa Arab “Halaal” yang berarti diperbolehkan atau diizinkan. Halal adalah segala objek atau kegiatan yang diizinkan untuk digunakan atau dilaksanakan dalam agama Islam. Sedangkan thoyyib artinya bermutu dan tidak membahayakan kesehatan. Sebagai muslim diharuskan mengonsumsi yang halal dan thoyyib. Sedangkan, lawan kata dari halal adalah “haram”. Haram adalah sebuah status hukum terhadap suatu aktivitas atau keadaan suatu benda (makanan atau minuman) orang yang melakukan tindakan ini akan mendapatkan dosa dan yang dianggap haram itu dilarang keras untuk memakainya ataupun melakukannya.
    Allah SWT menjelaskan berhubungan perkara ini didalam surah Al-Baqarah ayat 168: “ Wahai sekalian manusia! Makanlah dari apa yang ada dibumi yang halal lagi baik; dan janganlah kamu ikut jejak langkah syaitan karena sesungguhnya syaitan itu ialah musuh yang terang nyata bagi kamu”.
Surah  Al Maidah ayat  88 : “Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allahh telah berikan rezekinya kapadamu bertaqwalah pada Allah yang kamu beriman pada-Nya”.
    Pada surat tersebut dijelaskan segala jenis makanan dan minuman apa saja yang ada didunia ini halal untuk dikonsumsi kecuali ada larangan yang mengharamkan dari Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

B. Ada Tiga Kriteria Yang Harus Diketahui Tentang Halal

Halal Zatnya                  : Makanan yang dari dasarnya halal untuk dikonsumsi. Dan telah ditetapkan kehalalanya dalam kitab suci Al-Qur’an dan Hadits. Contohnya yang halah berdasarkan zatnya : daging sapi, ayam, kambing, buah-buahan.
Halal Cara Memperoleh : Makanan yang diperoleh dengan cara yang baik dan sah, makanan akan menjadi haram apabila cara memperolehnya dengan cara yang batil. Contohnya : membeli, bertani, dan sebagainya.
Halal cara mengolahnya : Makanan yang semula halal akan menjadi haram jika pengolahanya tidak sesuai dengan syariat islam. Contohnya : Anggur yang semula halal tetapi menjadi haram karean diolah menjadi minuman keras.

C. Hikmah Makan Makanan Halal
     Makanan dan minuman yang halalan thoyyibah atau halal dan baik serta bergizi tentu sangat berguna bagi tubuh kita, baik kebutuhan rohani maupun jasmani. Makanan dan minuman yang halal akan membawa berkah untuk tubuh kita. Sesuatu yang kita konsumsi halal akan membuat tubuh kita tumbuh dengan baik tanpa hal-hal buruk apapun. Jika kita mengonsumsi suatu yang haram akan membuat tubuh kita mengalami banyak kesulitan dan bisa jadi penyakit pada tubuh kita. Selain itu suatus yang halal akan membawa ketenangan hidup bagi diri kita dan dapat menjaga kesehatan.

Kesimpulan
   Sesuatu yang diizinkan dan diperbolehkan oleh Allah SWT akan membawa suatu keberkahan pada diri kita. Membawa hal-hal yang baik pada diri kita. Apabila sesuatu yang dilarang dan tidak diizikan oleh Allah SWT akan membawa suatu musibah pada diri kita dan juga bisa membawa suatu hal yang fatal untuk diri kita. Kita sebagai muslim haruslah mengetahui hal-hal tersebut agar kita bisa mendapatkan keberkahan dan hidayah dari Allah SWT dan juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita.

                        Daftar Pustaka:
http://deanouva-aldian.blogspot.com/2017/01/makalah-agama-halal-dan-haram-makanan.html?m=1
http://tetenginanjarrahayu.blogspot.com/2016/11makalah-halal-dan-haram-dalam.html?m=1
hhtp://kampus-assulaeman.blogspot.com/2017/09/makalah-halal-dan-haram.html?m=1

Komentar